Pendiri Twitter Mengungkapkan Formula untuk Mendapatkan Kekayaan Dalam Bisnis Online

Itulah yang ia katakan saat kepala-kepala teknologi berkumpul di XOXO Conference di Portland , Oregon, ia menghabiskan 30 menit berikutnya untuk membongkar teori tentang jaringan komputer global yang merupakan hasil pemikirannya selama 20 tahun, termasuk pengalamannya menciptakan perusahaan internet besar seperti Blogger dan Twitter.

Dalam speech nya, Williams menjelaskan apa itu internet, bagaimana cara kerjanya, dan bagaimana mendapatkan kekayaan dari situ. Sejujurnya, Williams bukanlah pembicara publik yang terbaik, namun pesannya jelas : Pada saat begitu banyak pengusaha internet berjalan di sekitar Silicon Valley mencoba untuk melakukan sesuatu yang orang lain tidak pernah dilakukan, Williams yakin bahwa trik yang sebenarnya adalah untuk menemukan sesuatu yang telah dicoba sebelumnya, juga untuk melakukannya dengan lebih baik. Speech dari Williams ini berfungsi sebagai penunjuk arah untuk generasi muda di Valley.

Intinya, Williams mengatakan , bahwa internet adalah “mesin raksasa yang dirancang untuk memberikan orang apa yang mereka inginkan. “Ini bukan sebuah khayalan. Ini bukan sihir. Ini hanya sebuah “mesin kenyamanan”. Mereka yang berhasil menyesuaikan mesin dengan baik – yang memecahkan masalah dasar manusia dengan lebih cepat dan lebih sederhana daripada mereka yang datang sebelumnya – akan menghasilkan keuntungan yang sangat besar. Mereka yang melupakan kebutuhan dasar manusia – yang ingin memberi orang gagasan besar berikutnya – akan mendapatkan masalah.

” Kita sering berpikir internet memungkinkan Anda untuk melakukan hal-hal baru, ” kata Williams . ” Tetapi orang-orang hanya ingin melakukan hal-hal sama yang selalu mereka lakukan.

Pada tahun 1994, Williams adalah mahasiswa dropout universitas Nebraska yang menjual video tutorial untuk membantu orang masuk ke dunia internet. Dalam video tersebut , ia menggambarkan jaringan komputer global sebagai ” puzzle yang terdiri dari tiga hal : Komputer, informasi, dan orang-orang ” Tapi sekarang dia tidak lagi melihatnya seperti itu.

Setelah meninggalkan Twitter pada tahun 2011 dan membantu menginkubasi Medium.com, sebuah jaringan blog dan publishing tools , Williams menemukan dirinya memikirkan kembali formulasi aslinya. Komputer telah menjamur dan terdiversifikasi, dalam ukuran dan fungsi, informasi menjadi sangat berlimpah. Dan setelah 20 tahun, jenis orang dan kelompok yang Anda temukan secara online pada dasarnya identik dengan orang-orang dan kelompok-kelompok yang Anda temukan di dunia nyata . Yang penting sekarang adalah hubungan antara orang dan mesin .

“Interaksi-interaksi ini melibatkan data dan software , ” kata Williams . ” Dan jika Anda melihat hal-hal besar di internet, yang Anda lihat itu pada dasarnya adalah kumpulan koneksi yang besar. Sebuah “Follow” adalah koneksi. Sebuah “Like” adalah koneksi.

Apa yang dilakukan oleh internet sekarang adalah menghubungkan semua orang dan segala sesuatu, setiap peristiwa dan setiap pemikiran, dalam berbagai cara – lapisan demi lapisan koneksi. Setiap hal yang terjadi dan setiap hal yang Anda kerjakan, setiap tempat yang Anda kunjungi, setiap pemikiran yang Anda miliki dan bagikan, dan setiap orang yang menyukai pemikiran itu, semuanya terhubung, dan terus bereplikasi tanpa henti.” Koneksi-koneksi ini semakin meningkat dari waktu-ke waktu.

Koneksi ini tidak hanya berkembang biak dan semakin tersebar. Mereka berkembang biak dalam arah tertentu. Ada sebuah prinsip pengorganisasian yang menjelaskan apa yang berkembang di internet dan berpotensi memprediksi apa yang akan berkembang di masa depan : “Convenience” atau kenyamanan.

“Internet membuat keinginan manusia lebih mudah dicapai . Dengan kata lain, Internet menawarkan kenyamanan. Kenyamanan di internet pada dasarnya dicapai dengan dua hal : kecepatan , dan cognitive ease (kemudahan kognitif), orang tidak ingin menunggu, dan mereka tidak ingin berpikir – dan internet harus menjawab hal itu. “Jika Anda mempelajari hal-hal besar di internet, Anda menyadari bahwa internet pandai membuat hal-hal yang cepat dan membuat orang tidak berpikir.”

Google, Facebook, Amazon, dan Apple sangat unggul dalam memberikan kenyamanan semacam ini, ujar Williams . Mereka sampai menghapus langkah-langkah yang menurut mereka menambah kompleksitas. Trik yang mendorong penemuan besar pertama Williams adalah Blogger, untuk membantu orang menempatkan konten baru di web. Daripada membuat dokumen baru, menyimpannya, meng-upload secara manual, dan melihatnya di web browser, orang hanya perlu mengetik konten mereka ke dalam bentuk web dan mengklik “publish.”

Kunci untuk membuat keberuntungan secara online yaitu dengan menghapus langkah tambahan dari kegiatan umum seperti yang ia lakukan dengan Blogger, ujar Williams di XOXO confrence.

“Inilah rumusnya jika Anda ingin membangun sebuah perusahaan internet miliaran dolar , ” katanya . “… Mengidentifikasi keinginan dan menggunakan teknologi modern untuk mengurangi langkah-langkah yang tidak diperlukan .

Contoh terbarunya adalah Uber (taxi booking app). ” Sejak tahun berapa manusia punya keinginan untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya ?” Katanya . ” Seberapa sulit untuk benar-benar melakukan hal itu? Mereka menghilangkan beberapa langkah manual dalam proses itu dan mereka membangun connection antara Anda dan pengemudi taksi. ”

Filosofi Williams mungkin terdengar biasa saja. Tapi itulah intinya. Dua puluh tahun setelah orang-orang mulai menggunakan web secara massal, inilah saatnya , Williams mengatakan , untuk menerima kenyataan bahwa internet bukanlah alam sihir dengan potensi tak terbatas. Internet hanyalah mesin lain untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Internet bukanlah apa yang saya pikir 20 tahun yang lalu,” kata Williams. ” Ini bukan dunia khayalan. Ini seperti kebanyakan revolusi teknologi besar lainnya yang terjadi dalam sejarah dunia. “Dia membandingkannya dengan, pertanian yang membuat kehidupan yang lebih baik. Tidak hanya memberi orang makan, juga membebaskan mereka untuk melakukan banyak hal. Untuk menciptakan seni dan menemukan hal-hal baru.

Tantangannya adalah bahwa kita sering menginginkan convenience level yang terlalu jauh. ” Lihatlah teknologi pertanian yang kita bawa dengan ekstrim dan memiliki dampak negatif untuk lingkungan, hewan atau makanan kita sendiri, ” ujarnya. ” Lihatlah negara yang penuh orang-orang yang memiliki kemudahan akses pada kalori yang membuat mereka kecanduan, obesitas, dan sakit . ” Dia mengibaratkan mimpi buruk pertanian dengan obsesi user yang tidak sehat dengan pemakaian internet seperti “retweets”, “like”, “followers” dan “friends”.

Sumber : Wired

Komentar